06.14
Posted In
kata mutiara
,
motivasi
,
psikologi
Edit This
Ini dapat
bingkisan kata-kata motivasi tentang pacaran :
Dari Om Mario
Teguh lho :
1. Pacaran
adalah Jomblo yang cari Masalah
2. Pacaran
kan menambah semangat belajar, itu semua adalah modus, kenyataannya
berantakan.
3. Pacarankan
tergantung pribadinya. Benar.
Jika pribadinya buruk akan menjadi buruk jika
baik ia akan menunda pacaran
4. Tunda
Pacaran selama mungkin, focus pada studi dan kemandirian,
cinta yang berkelas
akan datang sendiri
5. Jodoh
itu berkelas, jika kamu baik akan mendapatkan yang baik,
jika asal asalan akan
mendapatkan yang asal-asalan juga.
6. Pacaran
dapat memberi dampak yang positif. Akan lebih positif lagi jika tidak pacaran
22.46
Posted In
Pendidikan
,
psikologi
Edit This
Siapa sih yang tidak tahu arti pacaran, saya ulas sedikit ya ... menurut sumbernya " pacar" adalah sebuat tanaman pohon pacar yang digunakan untuk menghias kuku biar nampak indah, selain itu tiada guna. menurut kamus anak muda " pacar " seseorang yang dekat selain keluarga karena rasa sayang, atau ego diri hanya miliknya di dunia ini. dengan berbagai tujuan; ada yang dekat hanya karena sayang, ingin melindungi, ingin berkuasa, ingin menunjukkan sesuatu hal, ingin harta, dan sebagainya.
Gaya
Gaya pacaran masa kini semakin bervariasi. Pengaruh film-film yang
romantis seperti film korea, jejaring sosial facebook dan pergaulan
bebas membuat gaya pacaran masa lalu yang malu-malu, kini lebih
terekspose dan terbuka. Ada beberapa yang memaklumi,dan menganggap
wajr-wajar saja. Namun ada juga yang risih dan menolak pacaran yang
dianggapnya tidak sesuai etika lagi baginya.
Ayo kita kenali gaya pacaran yang ada pada saat ini Yuks !
1. Gaya pacaran mesra-mesraan di tempat-tempat umum
Gaya pacaran seperti ini tidak segan-segan untuk menunjukkan kemesraan
di depan umum. Penting sekali menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan
yang tak terpisahkan. Boncengan di sepeda motor sambil berpelukan
erat-erat kayak tas rangsel, belai-belai di lapangan atau tempat terbuka
depan fasilitas umum, dan bergelayutan di leher pria atau cowoknya saat berada
di angkot dan bis.
Dari tipe pacaran seperti ini, kita bisa mengenali cara mereka
menghadapi masalah. Pasangan seperti ini sulit menyembunyikan
ketidaknyamanan perasaannya. Sehingga bisa jadi mereka bertengkar di
depan orang banyak, atau ketika bertengkar berdua saja, keduanya sulit
menahan ego mereka. Ketika ada yang salah bisa saja mereka tahu-tahu banting
handphone, atau memaki-maki pacarnya di tempat umum. pernah lihat
sendiri. hmmm ... jadi begitu ya ...
2. Gaya pacaran mesra di jejaring sosial
Ada pasangan yang sering upload foto-foto mesra mereka di Facebook atau
Twitter, meskipun mereka tidak banyak mengekspose hubungan mereka di
depan umum. Kekuatan foto beberapa tahun terakhir begitu kuat untuk
membangun pencitraan seseorang. Jadi sekalipun tidak mengatakan bahwa
mereka pasangan romantis di depan umum, mereka bisa menunjukkannya di
akun pribadi mereka ke publik.
Tipe pacaran seperti ini sering memanfaatkan jejaring sosial sebagai
media komunikasi, tak peduli meski orang menganggap itu adalah pamer
kemesraan. Namun di kala prahara melanda, publik pun bisa tahu dengan
cepat. wah wah wah bahaya tuh ...
3. Gaya pacaran kebarat-baratan ( Modern )
Gaya pacaran seperti ini mungkin tidak begitu populer, namun merupakan
salah satu yang cukup populer di kota besar. Gaya pacaran seperti ini
cukup akrab dengan seks dan paling rentan dengan berbagai masalah mulai
dari friendzone, perselingkuhan, hubungan tanpa status dan sebagainya.
Meski begitu pelaku model pacaran seperti ini biasanya lebih berani cuek
dan mandiri.
Tipe pacaran seperti ini cenderung kompleks dan memiliki pasang surut
yang berulang-ulang. Gaya berpikir yang jauh lebih modern justru sering
membuat rumit masalah yang mungkin bisa lebih disederhanakan
penyelesaiannya. ada lagunya tuh dari BBB putus nyambung putus nyambung putus nyambung dst ...dst ...
4. Gaya pacaran nggak neko-neko ( Biasa )
Gaya pacaran ini biasanya punya aura yang menyenangkan. Tidak banyak
mengekspose kemesraaan di depan umum maupun di jejaring sosial. Punya
target yang lebih realistis, jauh dari kesan drama namun tetap bisa
romantis satu sama lain. Tidak banyak orang yang bisa menerapkan gaya
pacaran seperti ini, padahal sebenarnya gaya pacaran yang tidak
neko-neko ini memberikan lebih banyak kebahagiaan bagi pasangannya.
Namun gaya pacaran ini bisa jadi sangat membosankan, lho. kamu juga bisa
terjebak dalam kestabilan yang terlalu flat sehingga kamu tidak
bergairah lagi dengan hubungan tersebut. Tidak masalah bila kamu sedikit
memberikan kejutan atau melakukan perubahan dengan pasangan.
Masa-masa pacaran adalah masa yang menyenangkan untuk menjajaki satu
sama lain. Well, yang mana pun gaya pacaran kamu, pastikan tidak akan
membuat kamu menghabiskan banyak waktu hanya untuk pacaran, namun juga
menentukan target mau dibawa ke mana hubungan kamu dengannya?
Islam sendiri mengajarkan cara berpacaran dikenal dengan ta'aruf yaitu bertemu antara laki-laki dan perempuan yang belum muhrim yang harus di dampingi oleh orang tua atau saudara. memang sedikit protect namun bila menginginkan hubungan lebih lanjut langsung tembak atau lamar, bukankan itu lebih baik untuk menjaga suatu hubungan. pacaran pun dapat dilanjutkan setelah menikah, hmmm ... tinggal pilihlah mana yang terbaik, tapi ingat jangan melanggar HAM ... jangan melanggar Syari'at agama ... hahaha .... tetap stay cun in my blog ...
22.19
Posted In
psikologi
Edit This
Kamu pernah bosan, Bete, merasa gerah dengan hidup ini, kosong, bingung mau melakukan apapun, hilangkan Bete dengan langkah-langkah berikut ini:
1. Kenali apa itu Bete
Kok bisa bete sih?
Kenapa orang bisa bete, jenuh, dan bosan pada keadaan yang dialaminya.
Wajarlah hal itu jika keadaan yang ada tidak sesuai dengan yang ia
harapkan dan inginkan. di dalam otak manusia terdapat sebuah otak untuk mengisi memori atau kenangan, jika sangat tidak diharapkan maka akan dihapus atau dipendam. dan jika ada suatu gambaran baru maka akan disimpan dalam memori tersebut. wajar jika seseorang akan mengalami bete. karena ada beberapa hal yang dialami oleh seseorang, ada yang serupa, ada yang hampir sama dan ada pula yang mirip, eh sepertinya maknanya sama ya. cuma beda tempat dan beda stimulusnya dalam hal ini rangsangannya, bisa tempat, media, suasana, orang, cuaca dan sebagainya. dengan mengenali bete itu kita bisa sedikit ikhlas, menerima keadaan yang hampir sama itu. jadi tidak bete-bete amatlah.
Ada berbagai macam bete :
a. Bete sama pacar misalnya: Coba bayangkan saat kamu datang ke rumah pacar, bukannya
disambut degan obrolan yang hangat dan menarik, ia malah sibuk dengan
hand phonenya BBM-an, Fb-an, Twiter-an, sibuk sama teman-temannya. pasti kamu merasa bete khan.
b. Bete sama komputer kamu, misalnya. Pengalaman nich. Misal Lagi
asyik-asyik ngegame tahu-tahu ngehank, dan error, dibetulin gak
bagus-bagus lagi. Atau lagi ngerjain tugas dan pekerjaan sangat penting
tahu-tahu listrik mati, dan belum disimpan lagi. Contoh lain pas lagi
malam minggu. Teman-teman kamu pada sama pacarnya, eh kamu cuma
sendirian saja. di kamar. karena pacarnya tidak datang atau bahkan belum
punya pacar? kalau yang ini ya kasian deh.
c. Bete sama teman; gara-gara pinjam uang atau pinjam barang ndak dikembalikan bisa buat teman kamu bete banget, mau nagih itu teman sendiri, mau mengingatkan ya kok keseringan, ini biangnya bete hehehe, apalagi kata-kata yang keluar pastinya membuat bete bingit ya khan ...
2. kenali ciri-ciri orang yang bete.
Menurut saya kelihatan kok, orang yang sedang bete itu. Dari ciri-ciri
fisiknya dapat dilihat: Raut mukanya kusut, cemberut, kayak ditekuk dan
dilipat, tidak cerah (emang matahari) ya kayak matahari yang ketutup
mendung yang mau hujan lebat, kelihatan gelap. Kalau dari sikap dan
tingkah lakunya juga bisa dilihat. Pasti ia murung, tidak ada semangat
dan gairah untuk melakukannya. Ia akan resah dan gelisah memikirkan
bagaimana keluar dari keadaan yang membetekan tersebut.
dengan mengenali ciri-ciri orang yang bete, kita bisa menghindarkan diri terserang virus ini, bisa-bisa ketularan bete nantinya ... hahaha, tapi kalau yang bete itu saudara atau teman dekat ya kita hibur, caranya ;
a. Dengarkan keluh kesahnya ingat kamu harus jadi pendengar yang baik jangan jadi komentator dulu
b. Tetap tersenyum
c. Ikuti dengan gerakan kepala mengangguk-angguk walaupun tidak mengerti duduk perkaranya.
d. Beri makanan atau minuman ringan walaupun sedikit, memberi makanan ringan banyak atau sedikit
tidak ada beda bagi orang yang bete. bisa tidak dimakan sama sekali atau makannya banyak, malah
minta tambah ini yang membuat rugi.
e. setelah agak reda kamu bisa mulai menyisipkan kata-kata mutiara, awali dengan "minta maaf" dan kata
" tolong " dalam menyampaikan pendapatmu, kenali dari nada suara yang agak merendah.
f. bila masuk stadium 4 rasa betenya ini mau jadi tanda-tanda stress dini, biarkan ia menemui anda
biarkan ia menangis lakukan pekerjaan kamu sebagaimana biasanya, kalau kamu mencuci ya cuci saja,
kalau dengarkan musik ya dengarkan saja, si manusia bete akan mendekati kamu dan mulailah ikuti
alur a sampai dengan alur e.
3. Obati virus bete itu secepatnya.
Adakah obat bete? Ah, kayak penyakit saja minta diobatin. ya iyalah, kalau dibiarkan,
lama-lama jadi stress baru tahu (bahasa sunda: nyaho) loe. hehehe.
Karena bete menyangkut hati dan perasaan kamu maka cara megobati atau
menanganinyapun, sebetulnya kamu yang lebih tahu dan paham. Namun kadang
terkendala dan tersandera pada perasaan lemah yang ada pada diri kamu
sehingga tak kunjung untuk segera bangkit dan hengkang dari keadaan
bete.
Caranya adalah:
1. Berdoa pada Tuhan agar diberi petunjuk menghilangkan bete kamu
2. Cari tahu penyebabnya kamu bete, apakah karena kamu yang kurang
memahami situasi dan kondisi atau mereka yang kurang pas dengan situasi.
Jika kamu yang harus menyesuaikan, karena kamulah yang ternyata kurang
mengikuti, maka tersenyumlah dan berusaha untuk menyesuaikan dengan
keadaan yang ada. Namun jika keadaan atau disebabkan oleh orang-orang
yang membuat bete, maka kamu bisa ngobrol sama mereka untuk bisa kepada
hal yang menarik. Jika tidak bisa dan tidak sanggup, hal terakhir adalah kamu bisa pergi
mencari sendiri hal dan keadaan yang membuat kamu nyaman dan senang.
3. Menemui teman yang paling terdekat kamu. Kamu dapat menyampaikan keluh kesah. Dan ngobrol secara terbuka tanpa beban.
4. Bersyukur pada Tuhan, diberi cobaan.
Simpel khan, gak perlu banyak-banyak caranya. yang ditangani cuma bete
aja kok. iya khan??. Oke. semoga bermanfaat. Amien. Kembali cerah
seperti matahari pada jam 8 pagi yang menyinari bumi dengan banyak
manfaat. Vitamin D yang melimpah, dan manfaat lainnya pada bumi pertiwi
serta penghuninya. wkwkwkwk ... (^-^) ... so tetap semangat ...
19.58
Posted In
psikologi
Edit This
Bukan 'orang pintar', jadi nggak bisa membaca perasaan orang lain.
Itu sih pernyataan kuno. Membaca perasaan orang lain sebenarnya bisa
dipelajari, salah satunya dengan mengamati gerakan kaki.
Dikutip
dari leadingpersonality, perasaan yang dialami lawan bicara bisa dibaca
melalui gerakan kakinya. Syaratnya, sesekali lirik saja bagaimana
gerakan kakinya.
Inilah panduannya:
Berdiri di atas satu kaki
Jangan membayangkan posisi sedang dihukum ya, tetapi biasanya posisi ini
dilakukan ketika sedang berhadapan dengan orang yang disukai. Posisi
tubuh akan dititikberatkan pada satu kaki saja, biasanya satu kaki
lainnya ditumpangkan di atas kaki yang bertumpu.
Nah, bisa
diamati bahwa posisi kaki yang ditumpangkan ini secara tak sadar akan
menunjuk pada orang yang paling dipedulikan olehnya.
Kaki dan tangan sama-sama disilangkan saat sedang duduk
Artinya
orang tersebut sedang tidak tertarik pada topik bahasan yang sedang
dibicarakan. Biasanya ia memilih posisi netral dan menyetujui apa saja
yang jadi keputusan dalam pembicaraan itu.
Kaki memijak pada arah berlawanan saat berbicara dengan seseorang
Wajah
Anda boleh terlihat masih asyik menikmati pembicaraan. Tetapi kalau
kaki Anda menuju ke arah lain, apalagi dalam posisi melangkah, jujur
saja, Anda ingin lari dari sana kan?
Beginilah
ketika seseorang tidak merasa nyaman dan tidak tertarik pada
pembicaraan, gerak tubuh (terutama kaki) akan secara otomatis berusaha
keluar dari zona tersebut.
Membuka kedua kaki
Agar
lawan bicara mengikuti pembicaraan dengan nyaman, duduklah dan
berbicara berhadapan dengannya, dengan posisi kedua kaki terbuka. Posisi
ini membuat orang merasa lebih nyaman.