Pelatihan Implementasi Kurikulum K-13

19.00 Posted In Edit This 0 Comments »
           Kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum K-13  bagi Guru Sasaran ( GS ) SD Tambahan kelas IV , tahun anggaran  2014 dilaksanakan di SDN  Pacet, Kec. Pacet Kab. Mojokerto, tanggal 18 sampai dengan tanggal 22 Agustus 2014, kelas dibagi menjadi 2 kelas kelas A dan B, 
           Implementasi kurikulum 2013 di seluruh  Sekolah dan semua tingkatan pendidikan perlu dipersiapkan secara matang mulai dari tingkat pusat, propinsi, dan tingkat kabupaten/kota.
           Guru sebagai ujung tombak dalam suksesnya implementasi kurikulum perlu diberikan pembekalan yang cukup dalam bentuk pelatihan.

Makna dari gaya pacaran muda mudi

22.46 Posted In , Edit This 0 Comments »
          Siapa sih yang tidak tahu arti pacaran, saya ulas sedikit ya ...  menurut sumbernya " pacar"  adalah sebuat tanaman pohon pacar yang digunakan untuk menghias kuku biar nampak indah, selain itu tiada guna. menurut kamus anak muda      " pacar " seseorang yang dekat selain keluarga karena rasa sayang, atau ego diri hanya miliknya di dunia ini.  dengan berbagai tujuan; ada yang dekat hanya karena sayang, ingin melindungi, ingin berkuasa, ingin menunjukkan sesuatu hal, ingin harta, dan sebagainya.
Gaya
         Gaya  pacaran masa kini semakin bervariasi. Pengaruh film-film yang romantis seperti film korea, jejaring sosial facebook dan pergaulan bebas membuat gaya pacaran masa lalu yang malu-malu, kini lebih terekspose dan terbuka. Ada beberapa yang memaklumi,dan menganggap wajr-wajar saja. Namun ada juga yang  risih dan menolak pacaran yang dianggapnya tidak sesuai etika lagi baginya.

Ayo kita kenali gaya pacaran yang ada pada saat ini Yuks !

1. Gaya pacaran mesra-mesraan di tempat-tempat umum

Gaya pacaran seperti ini tidak segan-segan untuk menunjukkan kemesraan di depan umum. Penting sekali menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan yang tak terpisahkan. Boncengan di sepeda motor sambil berpelukan erat-erat kayak tas rangsel, belai-belai di lapangan atau tempat terbuka depan fasilitas umum, dan  bergelayutan di leher pria atau cowoknya saat berada di angkot dan bis.

Dari tipe pacaran seperti ini, kita bisa mengenali cara mereka menghadapi masalah. Pasangan seperti ini sulit menyembunyikan ketidaknyamanan perasaannya. Sehingga bisa jadi mereka bertengkar di depan orang banyak, atau ketika bertengkar berdua saja, keduanya sulit menahan ego mereka. Ketika ada yang salah bisa saja mereka tahu-tahu banting handphone, atau memaki-maki pacarnya di tempat umum. pernah lihat sendiri. hmmm ... jadi begitu ya ...

2. Gaya pacaran mesra di jejaring sosial

Ada pasangan yang sering upload foto-foto mesra mereka di Facebook atau Twitter, meskipun mereka tidak banyak mengekspose hubungan mereka di depan umum. Kekuatan foto beberapa tahun terakhir begitu kuat untuk membangun pencitraan seseorang. Jadi sekalipun tidak mengatakan bahwa mereka pasangan romantis di depan umum, mereka bisa menunjukkannya di akun pribadi mereka ke publik.

Tipe pacaran seperti ini sering memanfaatkan jejaring sosial sebagai media komunikasi, tak peduli meski orang menganggap itu adalah pamer kemesraan. Namun di kala prahara melanda, publik pun bisa tahu dengan cepat. wah wah wah bahaya tuh ...

3. Gaya pacaran kebarat-baratan ( Modern )

Gaya pacaran seperti ini mungkin tidak begitu populer, namun merupakan salah satu yang cukup populer di kota besar. Gaya pacaran seperti ini cukup akrab dengan seks dan paling rentan dengan berbagai masalah mulai dari friendzone, perselingkuhan, hubungan tanpa status dan sebagainya. Meski begitu pelaku model pacaran seperti ini biasanya lebih berani cuek dan mandiri.

Tipe pacaran seperti ini cenderung kompleks dan memiliki pasang surut yang berulang-ulang. Gaya berpikir yang jauh lebih modern justru sering membuat rumit masalah yang mungkin bisa lebih disederhanakan penyelesaiannya. ada lagunya tuh dari BBB putus nyambung putus nyambung putus nyambung dst ...dst ...

4. Gaya pacaran nggak neko-neko ( Biasa )

Gaya pacaran ini biasanya punya aura yang menyenangkan. Tidak banyak mengekspose kemesraaan di depan umum maupun di jejaring sosial. Punya target yang lebih realistis, jauh dari kesan drama namun tetap bisa romantis satu sama lain. Tidak banyak orang yang bisa menerapkan gaya pacaran seperti ini, padahal sebenarnya gaya pacaran yang tidak neko-neko ini memberikan lebih banyak kebahagiaan bagi pasangannya.

Namun gaya pacaran ini bisa jadi sangat membosankan, lho. kamu juga bisa terjebak dalam kestabilan yang terlalu flat sehingga kamu tidak bergairah lagi dengan hubungan tersebut. Tidak masalah bila kamu sedikit memberikan kejutan atau melakukan perubahan dengan pasangan.

Masa-masa pacaran adalah masa yang menyenangkan untuk menjajaki satu sama lain. Well, yang mana pun gaya pacaran kamu, pastikan tidak akan membuat kamu menghabiskan banyak waktu hanya untuk pacaran, namun juga menentukan target mau dibawa ke mana hubungan kamu dengannya?

Islam sendiri mengajarkan cara berpacaran dikenal dengan ta'aruf yaitu bertemu antara laki-laki dan perempuan yang belum muhrim yang harus di dampingi oleh orang tua atau saudara. memang sedikit protect namun bila menginginkan hubungan lebih lanjut langsung tembak atau lamar, bukankan itu lebih baik untuk menjaga suatu hubungan. pacaran pun dapat dilanjutkan setelah menikah, hmmm ... tinggal pilihlah mana yang terbaik, tapi ingat jangan melanggar HAM  ... jangan melanggar Syari'at agama ... hahaha .... tetap stay cun in my blog ... 

Hilangkan Perasaan Bete

22.19 Posted In Edit This 0 Comments »
Kamu pernah bosan, Bete, merasa gerah dengan hidup ini, kosong, bingung mau melakukan apapun,  hilangkan Bete dengan langkah-langkah berikut ini:

1. Kenali apa itu Bete
Kok bisa bete sih? Kenapa orang bisa bete, jenuh, dan bosan pada keadaan yang dialaminya. Wajarlah hal itu jika keadaan yang ada tidak sesuai dengan yang ia harapkan dan inginkan. di dalam otak manusia terdapat sebuah otak untuk mengisi memori atau kenangan, jika sangat tidak diharapkan maka akan dihapus atau dipendam. dan jika ada suatu gambaran baru maka akan disimpan dalam memori tersebut. wajar jika seseorang akan mengalami bete. karena ada beberapa hal yang dialami oleh seseorang, ada yang serupa, ada yang hampir sama dan ada pula yang mirip, eh sepertinya maknanya sama ya. cuma beda tempat dan beda stimulusnya dalam hal ini rangsangannya, bisa tempat, media, suasana, orang, cuaca dan sebagainya.  dengan mengenali bete itu kita bisa sedikit ikhlas, menerima keadaan yang hampir sama itu. jadi tidak bete-bete amatlah.

Ada berbagai macam bete :
a. Bete sama pacar misalnya: Coba bayangkan saat kamu datang ke rumah pacar, bukannya disambut degan obrolan yang hangat dan menarik, ia malah sibuk dengan hand phonenya BBM-an, Fb-an, Twiter-an, sibuk sama teman-temannya. pasti kamu merasa bete khan.
b. Bete sama komputer kamu, misalnya. Pengalaman nich. Misal Lagi asyik-asyik ngegame tahu-tahu ngehank, dan error, dibetulin gak bagus-bagus lagi. Atau lagi ngerjain tugas dan pekerjaan sangat penting tahu-tahu listrik mati, dan belum disimpan lagi. Contoh lain pas lagi malam minggu. Teman-teman kamu pada sama pacarnya, eh kamu cuma sendirian saja. di kamar. karena pacarnya tidak datang atau bahkan belum punya pacar? kalau yang ini ya kasian deh.
c. Bete sama teman; gara-gara pinjam uang atau pinjam barang ndak dikembalikan bisa buat teman kamu bete banget, mau nagih  itu teman sendiri, mau mengingatkan ya kok keseringan, ini biangnya bete hehehe, apalagi kata-kata yang keluar pastinya membuat bete bingit ya khan ...

2. kenali ciri-ciri orang yang bete.
Menurut saya kelihatan kok, orang yang sedang bete itu. Dari ciri-ciri fisiknya dapat dilihat: Raut mukanya kusut, cemberut, kayak ditekuk dan dilipat, tidak cerah (emang matahari) ya kayak matahari yang ketutup mendung yang mau hujan lebat, kelihatan gelap. Kalau dari sikap dan tingkah lakunya juga bisa dilihat. Pasti ia murung, tidak ada semangat dan gairah untuk melakukannya. Ia akan resah dan gelisah memikirkan bagaimana keluar dari keadaan yang membetekan tersebut.
dengan mengenali ciri-ciri orang yang bete, kita bisa menghindarkan diri terserang virus ini, bisa-bisa ketularan bete nantinya ... hahaha, tapi kalau yang bete itu saudara atau teman dekat ya kita hibur, caranya ;
     a. Dengarkan keluh kesahnya ingat kamu harus jadi pendengar yang baik jangan jadi komentator dulu
     b. Tetap tersenyum
     c. Ikuti dengan gerakan kepala mengangguk-angguk walaupun tidak mengerti duduk perkaranya.
     d. Beri  makanan atau minuman ringan walaupun sedikit, memberi makanan ringan banyak atau sedikit
         tidak ada beda bagi orang yang bete. bisa tidak dimakan sama sekali atau makannya banyak, malah
         minta tambah ini yang membuat rugi.
     e. setelah agak reda kamu bisa mulai menyisipkan kata-kata mutiara, awali dengan "minta maaf" dan kata
         " tolong " dalam menyampaikan pendapatmu, kenali dari nada suara yang agak merendah.
     f. bila masuk stadium 4 rasa betenya ini mau jadi tanda-tanda stress dini, biarkan ia menemui anda
        biarkan ia menangis lakukan pekerjaan kamu sebagaimana biasanya, kalau kamu mencuci ya cuci saja,
        kalau dengarkan musik ya dengarkan saja, si manusia bete akan mendekati kamu dan mulailah ikuti
        alur a sampai dengan alur e.

3. Obati virus bete itu secepatnya.
    Adakah obat bete? Ah, kayak penyakit saja minta diobatin. ya iyalah, kalau dibiarkan, lama-lama jadi stress baru tahu (bahasa sunda: nyaho) loe. hehehe.
Karena bete menyangkut hati dan perasaan kamu maka  cara megobati atau menanganinyapun, sebetulnya kamu yang lebih tahu dan paham. Namun kadang terkendala dan tersandera pada perasaan lemah yang ada pada diri kamu sehingga tak kunjung untuk segera bangkit dan hengkang dari keadaan bete.

Caranya adalah:

1. Berdoa pada Tuhan agar diberi petunjuk menghilangkan bete kamu
2. Cari tahu penyebabnya kamu bete, apakah karena kamu yang kurang memahami situasi dan kondisi atau mereka yang kurang pas dengan situasi. Jika kamu yang harus menyesuaikan, karena kamulah yang ternyata kurang mengikuti, maka tersenyumlah dan berusaha untuk menyesuaikan dengan keadaan yang ada. Namun jika keadaan atau disebabkan oleh orang-orang yang membuat bete, maka kamu bisa ngobrol sama mereka untuk bisa kepada hal yang menarik. Jika tidak bisa dan tidak sanggup, hal terakhir adalah kamu bisa pergi mencari sendiri hal dan keadaan yang membuat kamu nyaman dan senang.
3. Menemui teman yang paling terdekat kamu. Kamu dapat menyampaikan keluh kesah. Dan ngobrol secara terbuka tanpa beban.
4. Bersyukur pada Tuhan, diberi cobaan.


Simpel khan, gak perlu banyak-banyak caranya. yang ditangani cuma bete aja kok. iya khan??. Oke. semoga bermanfaat. Amien. Kembali cerah seperti matahari pada jam 8 pagi yang menyinari bumi dengan banyak manfaat. Vitamin D yang melimpah, dan manfaat lainnya pada bumi pertiwi serta penghuninya. wkwkwkwk ... (^-^) ... so tetap semangat ...

Kata-Kata Inspirasi Hari ini

16.53 Posted In Edit This 0 Comments »
" Kuat dan yakinlah di depan mata ada malaikat kecil menyambutmu dengan senyum manisnya yang tak akan kamu temui nanti dikemudian hari "

Hindari menjadikan anak sebagai tameng atau perisai  sebagai contoh waktu kita ditanya bersediakah membantu kami saat ini jawaban kita ada beberapa yang mengatakan  mohon maaf saya mau mengantarkan anak saya jalan-jalan, maaf anak saya rewel dst... dst ... padahal anak anda tidak rewel, hal tersebut membuat orang-orang disekitar anda menilai bahwa sifat anak anda adalah rewel.



Kiat Sukses Menjadi Suami

18.10 Posted In Edit This 0 Comments »
Kiat-kiat berikut sangat menyentuh relung -relung kalbu, saya persembahkan untuk umi' tercinta : 

Apabila ada seorang istri sholehah yang selalu memperhatikan, melayani suami dengan segala kebaikan. Ia juga selalu menuruti segala perintah dan memenuhi keinginan sang suami dengan kepatuhan yang sempurna. Menjaga ibadahnya dan selalu mengingatkan suami untuk berlomba mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia menjadi istri yang manis dan selalu hangat disamping suaminya, serta menjadi teman perjalanan yang menyenangkan. Tidak banyak menuntut dan menerima dengan rasa syukur apapun dan seberapapun rezeki yang didapat suami.

Bukankah tidak ada alasan lagi bagi sang suami untuk tidak membalasnya dengan menjadi suami yang sholeh, penuh perhatian dan kasih sayang. Demikian beberapa kiat untuk menjadi suami yang sukses:
1. Berdandanlah untuk istri anda, selalu bersih dan wangi. Sesering apakah kita tampil didepan istri dengan pakaian ala kadarnya? Sama halnya dengan suami yang menginginkan istrinya kelihatan manis untuknya, setiap istri juga menginginkan suaminya berdandan untuknya. Sebagai contoh, ingat, bahwa Rasulullah saw selalu menggosok giginya terlebih dulu sebelum menemui istrinya setelah bepergian. Beliau juga selalu menyukai senyum yang paling manis.

2. Panggillah istri anda dengan nama yang cantik. Rasulullah saw mempunyai nama panggilan untuk istri-istrinya yang sangat mereka sukai. Panggillah istri anda dengan nama yang paling indah baginya dan hindari menggunakan nama-nama yang menyakitkan perasaan mereka.

3. Jangan memperlakukan seorang istri seperti lalat. Kita tidak pernah menghiraukan seekor lalat di dalam kehidupan kita sehari-hari, tahu-tahu dia menjadi penyakit buat kita. Sama halnya seorang istri yang berbuat baik sepanjang hari, jika tidak pernah mendapat perhatian dari suaminya, maka dia juga akan memperlakukan suaminya bagai sebuah penyakit. Jangan sekali-kali perlakukan dia seperti ini; kenali semua kebaikan yang dia lakukan dan pusatkan perhatian padanya.

4. Jika anda melihat kesalahan dari istri anda, cobalah untuk diam dan tidak berkomentar apa pun! Ini adalah cara Rasulullah saw yang biasa dilakukan saat beliau melihat sesuatu yang tidak pantas dilakukan istri-istrinya (radhiyallahu ‘anhuma). Ini adalah teknik bagi seorang Muslim sebagai kepala rumah tangga.

5. Tersenyum untuk istri anda kapan saja anda melihatnya dan memeluknya sesering mungkin. Senyuman adalah shadaqah dan istri anda termasuk ummat muslim juga. Bayangkan hidup dengannya dengan senyum yang selalu tersungging. Ingatlah, sunnah juga menerangkan bahwa Rasulullah saw selalu mencium istrinya sebelum pergi sholat ke masjid, bahkan saat beliau sedang berpuasa.

6. Berterima-kasihlah untuk semua yang dia lakukan untuk anda. Sekecil apapun yang istri anda lakukan buat anda, jangan sekali-kali menganggapnya sebagai hal sepele. Berterima-kasihlah, karena ucapan terima kasih anda sungguh berarti bagi istri anda dan akan terukir indah dihatinya. Ambil contoh, ucapkan terima kasih untuk ketika usai makan malam yang dia sediakan. Juga untuk kebersihan rumah dan selusin pekerjaan yang lainnya.

7. Mintalah padanya untuk menulis sepuluh perbuatan terakhir yang telah anda lakukan untuknya yang membuat dia senang. Kemudian pergi dan lakukan itu kembali. Mungkin agak sulit untuk mengenali apa yang membuat istri anda senang. Anda tidak perlu untuk bermain tebak-tebakkan, tanyakan padanya dan kerjakan secara berulang-ulang selama hidup anda.

8. Jangan mengecilkan keinginannya. Hiburlan dia. Kadang-kadang seorang suami perlu mengabulkan permintaan istrinya. Rasulullah saw memberikan contoh buat kita dalam sebuah kejadian ketika Safiyyah radhiyallahu ‘anha menangis karena dia (Safiyyah) berkata bahwa beliau (Rasulullah) memberikan sebuah unta yang lamban. Rasulullah pun menyapu air matanya, menghiburnya, dan membawakannya sebuah unta yang lain.

9. Penuh humor dan bermain-mainlah dengan istri anda. Lihatlah betapa Rasulullah saw pernah bertanding lari dengan istrinya Aisyah radhiyallahu ‘anha di sebuah padang, dan membiarkan Aisyah memenangkannya. Kapan saat terakhir kita melakukan hal seperti itu?

10. Ingatlah selalu sabda Rasulullah SAW: “Yang terbaik di antara kalian adalah yang memperlakukan keluarganya dengan baik. Dan aku adalah yang terbaik memperlakukan keluargaku.” Cobalah jadi yang terbaik. Sebagai kata akhir: Jangan pernah lupa berdo'a kepada Allah Azza wa Jalla, agar membuat pernikahan anda bahagia.

Bagi yang belum berkeluarga persiapkan langkah-langkah strategis yang diperlukan jika nanti kita berkeluarga, bagi yang sudah berkeluarga "Sudahkah kita membuat istri kita bahagia ? " jika belum mulaiilah dari yang kecil, dari yang sederhana dan mulai sekarang juga.

Semoga bermanfaat ...!

Materi Diklat Penilaian Kinerja Guru

17.59 Posted In Edit This 0 Comments »
Materi 1 Diklat Penilaian Kinerja Guru
Drs. Mizan Sya'roni,MM
PKG dan PKB

Pembinaan dan pengembangan Profesi guru :
Guru Profesional agar mendapatkan beberapa fasilitas; tunjangan Profesi dll  harus melaksanakan PK Guru Formatif  dilanjutkan PK Guru Sumatif untuk Kecukupan Angka Kredit untuk pengembangan Karir, bagi Pegawai Negeri tetapi tidak linier harus mengikuti program induksi 1 -2 tahun dan diklat Prajabatan, sesuai dengan Permenneg PAN & RB No 16/2009 dilaksanakan setiap Tahun.
Formatif; refleksi dan menilai diri sendiri, penilaian awal tahun, profil kinerja, rencana PKB pertahun, PKB
rencana PKB pertahun; untuk promosi, naik pangkat

PKG menjamin guru melaksanakan pekerjaannya secara profesional, layanan pendidikan bahwa yang diberikan guru adalah berkualitas
hasil PKG = bahan evaluasi diri bagi guru, bagi sekolah untuk acuan pengembangan guru selanjutnya


Sebuah kisah inspiratif

17.56 Posted In Edit This 0 Comments »
Saya tulis karena materi beikut sarat makna dan penting untuk diketahui oleh semua orang  :
Seorang guru wanita dengan bersemangat mengajarkan sesuatu kepada murid-muridnya. Ia duduk menghadap murid-muridnya. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada pemadam. Guru itu berkata, "Saya punya satu permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada pemadam. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat pemadam ini, maka katalah "Pemadam!"

Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Guru berganti-gantian mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin cepat.

Beberapa saat kemudian guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka sebutlah "Pemadam!", jika saya angkat pemadam, maka katakanlah "Kapur!". Dan diulangkan seperti tadi. Tentu saja murid-murid tadi banyak yang keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti.

Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya. "Anak-anak, begitulah kita umat Islam. Mulanya yang haq itu haq, yang batil itu batil. Kita begitu jelas membedakannya. Namun kemudian, musuh-musuh kita memaksakan kepada kita dengan perbagai cara, untuk menukarkan sesuatu, dari yang haq menjadi batil, dan sebaliknya. Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapi kerana terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kita akan terbiasa dengan hal itu. Dan kita mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kita tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan ketika. "Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, Zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, tanpa rasa malu, sex sebelum nikah menjadi suatu kebiasaan dan trend, hiburan yang asyik dan panjang sehingga melupakan yang wajib adalah biasa, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan lain lain."

"Semuanya sudah terbalik." lanjutnya, "Dan tanpa disadari, kita sedikit demi sedikit menerimanya tanpa rasa bahwa itu merupakan satu kesalahan dan kemaksiatan. Paham?" tanya Guru kepada murid-muridnya.

"Paham Bu..."

"Baik permainan kedua..." begitu Guru melanjutkan. "Ibu ada Qur'an, Ibu akan letakkannya di tengah karpet. Sekarang kamu berdiri di luar karpet. Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada di tengah tanpa memijak karpet?"

Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencuba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain.

Akhirnya Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet.

"Anak-anak, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya... Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kita dengan terang-terang. Karena tentu kita akan menolaknya mentah mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina di hadapan mereka. Tapi mereka akan menggulung kita perlahan-lahan dari pinggir, sehingga kita tidak sadar."

"Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina tapak yang kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau dimulai dengan tapaknya dulu, tentu saja hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dulu, terus dipindahkan dulu, Almari dibuang dulu satu persatu, baru rumah dihancurkan..."

"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tapi mereka akan perlahan-lahan meletihkan kita. Mulai dari perangai kita, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun kita muslim, tapi kita telah meninggalkan ajaran Islam dan mengikuti cara-cara mereka... Dan itulah yang mereka inginkan. Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh musuh kita... "

"Kenapa mereka tidak berani terang-terang memijak-mijak Ibu?" tanya salah seorang murid.

"Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tapi sekarang tidak lagi." "Begitulah Islam... Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tapi kalau diserang serentak terang-terangan, mereka akan bangkit serentak, baru mereka akan sadar".

"Kalau begitu, kita selesaikan pelajaran kita kali ini, dan mari berdoa dahulu sebelum pulang..."

Matahari bersinar terik takala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya...

 
Pembelajaran seperti ini ... di kelas kita ... Mantap bener !